PAZZA INTER AMALA

Selasa, 22 Januari 2013

Begitu Indah


“Pertama bertemu pada malam yang begitu terang. Senyummu mengalahkan sinar rembulan. Ku terlena, lantas ku cari tahu siapa namamu. Nama seorang yang begitu indah, yang dengan beraninya masuk ke hati ini tanpa permisi.
Ahh.. ku terlalu cepat mengatakan ini tapi biarlah. Biarlah kau tahu, biarlah mereka berpendapat, biarlah ku terbuai dengan rasa ini.
Semua yang terjadi begitu cepat namun indah. Pandangan pertama? Yah lebih tepatnya untuk semua ini. Masih jelas di ingatanku, ketika mata kita bertemu kau terlihat begitu malu begitu juga denganku. Sejak itu ku selalu berharap kau adalah nama yang telah tertulis.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar